A. TEORI MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA SERTA KEBUDAYAAN HINDU-BUDDHA KE INDONESIA
1.JalurPerdagangan India-Cina melalui Indonesia
Wilayah Indonesia terdiri atas pulau besar dan kecil yang dihubungkan oleh selat dan laut merupakan lalu lintas utama penghubung antarpulau. Pelayaran ini dilakukan dalam rangka mendorong aktivitas perdagangan. Pelayaran perdagangan yang dilakukan oleh kerajaan-kerajaan di Indonesia bukan hanya dalam wilayah Indonesia saja, tetapi telah jauh sampai ke luar wilayah Indonesia. Posisi Indonesia yang strategis di tengah-tengah jalur hubungan dagang Cina dengan Romawi, maka terjadilah hubungan dagang antara kerajaan-kerajaan di Indonesia dan Cina beserta India.
2. Teori Masuk dan Berkembangnya Agama serta Kebudayaan Hindu-Buddha ke Indonesia
Penyiaran Agama Hindu di Indonesia Proses masuknya agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh kaum pedagang, baik pedagang India yang datang ke Indonesia maupun pedagang dari wilayah Indonesia yang berlayar ke India. Akan tetapi, di lain pihak terdapat beberapa teori yang berbeda tentang penye-baran agama Hindu ke Indonesia. Pendapat atau teori tersebut di antaranya:
1. Teori Sudra, menyatakan bahwa penyebaran agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh orang-orang India yang berkasta Sudra, karena mereka dianggap sebagai orang-orang buangan.
2. Teori Waisya, menyatakan bahwa penyebaran agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh orang-orang India berkasta Waisya, karena mereka terdiri atas para pedagang yang datang dan kemudian menetap di salah satu wilayah di Indonesia. Bahkan banyak di antara pedagang itu yang menikah dengan wanita setempat.
3. Teori Ksatria, menyatakan bahwa penyebaran agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh orang-orang India berkasta Ksatria. Hal ini disebabkan terjadi kekacauan politik di India, sehingga para ksatria yang kalah melarikan diri ke Indonesia. Mereka lalu mendirikan kerajaan-kerajaan dan menyebarkan agama Hindu.
4. Teori Brahmana, menyatakan bahwa penyebaran agama Hindu dilakukan oleh kaum Brahmana. Kedatangan mereka ke Indonesia untuk memenuhi undangan kepala suku yang tertarik dengan agama Hindu. Kaum Brah¬mana yang datang ke Indonesia inilah yang mengajarkan agama Hindu kepada masyarakat.
B. PERKEMBANGAN AGAMA DAN KEBUDAYAAN HINDU-BUDDHA DI INDONESIA
Tersebamya pengaruh Hindu dan Buddha di Indonesia menyebabkan terjadinya berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Perubahan-perubahan itu terlihat dengan jelas pada kehidupan masyarakat Indonesia di berbagai daerah di Indonesia.
1. Fakta tentang Proses Interaksi Masyarakat di Berbagai Daerah dengan Tradisi Hindu-Buddha
Munculnya pengaruh Hindu-Buddha (India) di Indonesia sangat besar dan dapat terlihat melalui beberapa hal seperti:
a. Seni Bangunan
Seni bangunan yang menjadi bukti berkembangnya pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia pada bangunan Candi. Candi Hindu maupun Candi Buddha yang ditemukan di Sumatera, Jawa dan Bali pada dasarnya meru¬pakan perwujudan akulturasi budaya lokal dengan bangsa India. Pola dasar candi merupakan perkembangan dari zaman prasejarah tradisi megalitikum, yaitu bangunan punden berundak yang mendapat pengaruh Hindu-Buddha, sehingga menjadi wujud candi, seperti Candi Borobudur.
b. Seni Rupa/Seni Lukis
Unsur seni rupa atau seni lukis India telah masuk ke Indonesia. Hal ini terbukti dengan telah ditemukannya area Buddha berlanggam Gandara di kota Bangun, Kutai. Juga patung Buddha berlanggam Amarawati ditemu-kan di Sikendeng (Sulawesi Selatan). Seni rupa India pada Candi Borobudur ada pada relief-relief ceritera Sang Buddha Gautama. Relief pada Candi Borobudur pada umumnya lebih menunjukkan suasana alam Indonesia, terlihat dengan adanya lukisan rumah panggung dan hiasan burung merpati. Di samping itu, juga terdapat hiasan perahu bercadik. Lukisan-lukisan tersebut merupakan lukisan asli Indonesia, karena lukisan seperti itu tidak pernah ditemukan pada candi-candi yang ada di India. Juga relief Candi Prambanan yang memuat ceritera Ramayana.
c. Seni Sastra
Seni sastra India turut memberi corak dalam seni sastra Indonesia. Bahasa Sanskerta sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan sastra Indonesia. Prasasti-prasasti awal menunjukkan pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia, seperti yang ditemukan di Kalimantan Timur, Sriwijaya, Jawa Barat, Jawa Tengah. Prasasti itu ditulis dalam bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa
d. Kalender
Diadopsinya sistem kalender atau penanggalan India di Indonesia merupakan wujud dari akulturasi, yaitu dengan penggunaan tahun Saka. Di samping itu, juga ditemukan Candra Sangkala atau kronogram dalam usaha memperingati peristiwa dengan tahun atau kalender Saka. Candra Sangkala adalah angka huruf berupa susunan kalimat atau gambaran kata. Bila berupa gambar harus dapat diartikan ke dalam bentuk kalimat.
e. Kepercayaan dan Filsafat
Sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha ke Indonesia, bangsa Indonesia telah mengenal dan memiliki kepercayaan, yaitu pemujaan terhadap roh nenek moyang. Kepercayaannya itu bersifat animisme dan dinamisme. Kemudian, masuknya pengaruh Hindu-Buddha, ke Indonesia mengakibatkan terjadinya akulturasi. Masuk dan berkembangnya pengaruh terutama terlihat dari segi pemujaan terhadap roh nenek moyang dan pemujaan dewa-dewa alam.
f . Pemerintahan
Sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha, bangsa Indonesia telah mengenal sistem pemerintahan. Sistem pemerintahan kepala suku berlangsung secara demokratis, yaitu salah seorang kepala suku merupakan pemimpin yang dipilih dari kelompok sukunya, karena memiliki kelebihan dari anggota kelornpok suku lainnya. Akan tetapi, setelah masuknya pengaruh Hindu-Buddha, tata pemerintahan disesuaikan dengan sistem kepala pemerintahan yang berkembang di India. Seorang kepala pemerintahaii bukan lagi seorang kepala suku, melainkan seorang raja, yang memerintah wilayah kerajaannya secara turun-temurun (Bukan lagi ditentukan oleh kemampuan, melainkan oleh keturunan).
Wednesday, September 29, 2010
Thursday, September 16, 2010
10 Tokoh Dunia Tertragis (Darius III)
Muhammad Aulia Iskandar Muda (Pengamat Sejarah)
4. Darius III (380 SM-330 SM)
Darius III merupakan salah satu dari raja-raja Persia terkenal. Darius dikenal sebagai pemimpin Persia ketika bangsanya sedang menghadapi perang dengan bangsa Macedonia di bawah pimpinan Alexander yang Agung yang berhasil mengalahkannya dan menguasai wilayah jajahan Persia dan Persia-nya sendiri. Padahal pasukan Persia berjumlah lebih banyak. Namun dengan strategi Alexander yang Agung akhirnya tentara Macedonia pun menang telak.
Kembali ke Darius III. Beliau lahir di Persia (tidak diketahui nama kotanya) tahun 380 SM dan meninggal di Baktria pada tahun 330 SM. Ayahnya bernama Arsames dan Ibunya bernama Sisygambis. Beliau menganut agama Zoroastrianisme. Semasa memerintah beliau pernah hampir diracun oleh Bagoas, seorang yang telah membunuh Raja sebelumnya Artaexes III beserta anak-anaknya kecuali Arses. Arses akhirnya oleh Bagoas dipasang sebagai tahta raja boneka dengan gelar Artaexes IV. Beliau adalah seorang yang baik namun akhirnya dia dibunuh juga oleh Bagoas. Lalu jabatan diserahkan kepada Codomannus, ahli waris yang sah yang masih hidup terakhir ke tahta Persia. Codomannus akhirnya mengambil nama Darius III. Beliau pun sempat diracun juga oleh Bagoas, namun tidak berhasil dan Bagoas oleh Darius dipaksa minum racun. tersebut.
Sayangnya Darius adalah orang yang tidak bisa mengatur kerajaan dengan baik. Akibatnya kerajaan yang sebelumnya keadaanya sangat parah menjadi tambah parah. Padahal mereka akan mendapat serbuan Philip II, ayah Alexander dari Persia. Benar saja, tahun 336 SM Philip II benar-benar menyerang jajahan Persia di Yunani dan mengalahkannya. Akibatnya tentara Persia lari kalang kabut kembali ke negerinya. Sayangnya, Philip dibunuh. Dan perang pun terhenti sementara
Anak Philip II, Alexander yang Agung menjadi raja pada usia 20 tahun mengambil alih pimpinan perang. Beliau menyerang Asia kecil dan berhasil menaklukannya yang merupakan jajahan Persia juga. Darius tidak pernah muncul dalam garis depan medan perang karena dia tahu benar kekuatan Alexander yang sangat licik. Darius juga pernah tertangkap ketika perang Gaugamela tetapi berhasil meloloskan diri.
Kedudukan Persia semakin terdesak karena tentara Alexander terus-menerus menang dan hampir mendekati Ibukota Persia. Dan akhinya memang kejadian, ALexander yang Agung masuk ke Ibukota Persia. Darius lagi-lagi melarikan diri. Sialnya beliau dibunuh oleh Bessus, konon merupakan jenderalnya sendiri. Mengetahui hal itu Bessus ditangkap oleh Alexander, disiksa lalu dibunuh. Alexander pun mengubur Darius dengan sangat mewah dan kemudia menikahi putri Darius, Statira. Itulah akhir dari ketidakbecusan Darius dan menandai takluknya Persia oleh Macedonia meskipun setelah Alexander yang Agung ,meninggal, Persia tumbuh lagi walaupun hanya berupa kerajaan kecil.
Mengapa saya masukkan Darius III sebagai daftar tokoh dunia tertragis. Beliau dari awal saja sudah memimpin dengan ketidakbecusannya mengatur kerajaan dan di kerajaan sendiri pun sudah parah dari peninggalan raja-raja pendahulunya. Ditambah lagi di masa dialah Persia mengalami kemerosotan yang drastis dan beliau pun akhirnya dibunuh pula oleh Jenderalnya sendiri. Begitu malangnya seorang Darius.
4. Darius III (380 SM-330 SM)
Darius III merupakan salah satu dari raja-raja Persia terkenal. Darius dikenal sebagai pemimpin Persia ketika bangsanya sedang menghadapi perang dengan bangsa Macedonia di bawah pimpinan Alexander yang Agung yang berhasil mengalahkannya dan menguasai wilayah jajahan Persia dan Persia-nya sendiri. Padahal pasukan Persia berjumlah lebih banyak. Namun dengan strategi Alexander yang Agung akhirnya tentara Macedonia pun menang telak.
Kembali ke Darius III. Beliau lahir di Persia (tidak diketahui nama kotanya) tahun 380 SM dan meninggal di Baktria pada tahun 330 SM. Ayahnya bernama Arsames dan Ibunya bernama Sisygambis. Beliau menganut agama Zoroastrianisme. Semasa memerintah beliau pernah hampir diracun oleh Bagoas, seorang yang telah membunuh Raja sebelumnya Artaexes III beserta anak-anaknya kecuali Arses. Arses akhirnya oleh Bagoas dipasang sebagai tahta raja boneka dengan gelar Artaexes IV. Beliau adalah seorang yang baik namun akhirnya dia dibunuh juga oleh Bagoas. Lalu jabatan diserahkan kepada Codomannus, ahli waris yang sah yang masih hidup terakhir ke tahta Persia. Codomannus akhirnya mengambil nama Darius III. Beliau pun sempat diracun juga oleh Bagoas, namun tidak berhasil dan Bagoas oleh Darius dipaksa minum racun. tersebut.
Sayangnya Darius adalah orang yang tidak bisa mengatur kerajaan dengan baik. Akibatnya kerajaan yang sebelumnya keadaanya sangat parah menjadi tambah parah. Padahal mereka akan mendapat serbuan Philip II, ayah Alexander dari Persia. Benar saja, tahun 336 SM Philip II benar-benar menyerang jajahan Persia di Yunani dan mengalahkannya. Akibatnya tentara Persia lari kalang kabut kembali ke negerinya. Sayangnya, Philip dibunuh. Dan perang pun terhenti sementara
Anak Philip II, Alexander yang Agung menjadi raja pada usia 20 tahun mengambil alih pimpinan perang. Beliau menyerang Asia kecil dan berhasil menaklukannya yang merupakan jajahan Persia juga. Darius tidak pernah muncul dalam garis depan medan perang karena dia tahu benar kekuatan Alexander yang sangat licik. Darius juga pernah tertangkap ketika perang Gaugamela tetapi berhasil meloloskan diri.
Kedudukan Persia semakin terdesak karena tentara Alexander terus-menerus menang dan hampir mendekati Ibukota Persia. Dan akhinya memang kejadian, ALexander yang Agung masuk ke Ibukota Persia. Darius lagi-lagi melarikan diri. Sialnya beliau dibunuh oleh Bessus, konon merupakan jenderalnya sendiri. Mengetahui hal itu Bessus ditangkap oleh Alexander, disiksa lalu dibunuh. Alexander pun mengubur Darius dengan sangat mewah dan kemudia menikahi putri Darius, Statira. Itulah akhir dari ketidakbecusan Darius dan menandai takluknya Persia oleh Macedonia meskipun setelah Alexander yang Agung ,meninggal, Persia tumbuh lagi walaupun hanya berupa kerajaan kecil.
Mengapa saya masukkan Darius III sebagai daftar tokoh dunia tertragis. Beliau dari awal saja sudah memimpin dengan ketidakbecusannya mengatur kerajaan dan di kerajaan sendiri pun sudah parah dari peninggalan raja-raja pendahulunya. Ditambah lagi di masa dialah Persia mengalami kemerosotan yang drastis dan beliau pun akhirnya dibunuh pula oleh Jenderalnya sendiri. Begitu malangnya seorang Darius.
Monday, September 13, 2010
10 Tokoh Dunia Tertragis (Boudicca)
Muhammad Aulia Iskandar Muda (Pengamat Sejarah)
3. Boudicca (30 M - tidak diketahui)
Boudicca merupakan salah saru tokoh yang menentang penjajah Romawi selain Hannibal Barca dari Cartago. Beliau lahir sekitar tahun 30 Masehi. Beliau mempunyai suami bernama Prasutagus yang merupakan raja Iceni. Setelah suaminya meninggal barulah dia menonjol sebagai ratu Iceni.
Ketika Julius Caesar menaklukkan sebagian kecil Inggris sekitar tahun 55 SM, suku Iceni dan suku-suku lainnya menderita walaupun akhirnya penaklukkan itu tidak secara permanen karen Caesar lebih memilih menaklukkan sisa-sisa wilayah kerajaan Gaul (Perancis). Pilihan Caesar ini sangatlah tepat mengingat dengan menaklukkan Gaul wilayah Kerajaan Romawi bagian utara menjadi aman dari serangan bangsa Anglo-Saxon, Viking dan sebagainya. Dan untuk sementara suku-suku di Inggris aman kembali.
Tetapi datanglah kembali tentara-tentara Romawi yang ketika itu berkuasa adalah Augustus Caesar dan kembali menjajah Inggris bahkan lebih luas lagi. Hal ini membuat rakyat Inggris lebih menderita lagi daripada periode penjajahan pertama. Dan mereka memukuli Boudicca dan memperkosa dua putrinya. Sementara itu, banyak rumah rakyat yang dibakar. Timbullah kebencian semua rakyat Inggris kepada penjajah Romawi.
Dan Boudicca yang memimpin suku Iceni, berhasil mengangkat pamor rakyat Inggris. Dan dia pun berhasil mengumpulkan pasukan sebanyak 100.000 pasukan untuk menyerang kedudukan Romawi di London yang waktu itu gubernurnya adalah Suetonius Paulinus. Paulinus berusaha menyusun pasukan Romawi di London tetapi terlambat dan kalah jumlah. Paulinus berhasil melarikan diri dari London. Pasukan Romawi yang tidak siap tercerai berai dan dibantai oleh pasukan Inggris.
Tetapi akhirnya pada tahun 61 M tentara Romawi yang dikirim oleh raja Romawi saat itu, Nero berhasil membalikkan keadaan meski jumlah mereka lebih sedikit. Dan pertempuran terjadi namun karena kalah strategi pasukan Inggris kalah telak. Mereka kehilangan sekitar 80.000 orang dan pasukan Romawi hanya tewas sekitar 400 orang. Dan kekalahan ini membuat Romawi lebih kejam lagi terhadap rakyat Inggris.
Boudicca, tidak diketahui keberadaannya. Tetapi, menurut legenda dia selamat dari kematian namun sesampai di rumah dia bunuh diri dengan menenggak racun karena dia malu kalau tertangkap pasukan Romawi. Boudicca pun sampai sekarang dinyatakan pahlawan wanita Inggris yang gagah berani.
3. Boudicca (30 M - tidak diketahui)
Boudicca merupakan salah saru tokoh yang menentang penjajah Romawi selain Hannibal Barca dari Cartago. Beliau lahir sekitar tahun 30 Masehi. Beliau mempunyai suami bernama Prasutagus yang merupakan raja Iceni. Setelah suaminya meninggal barulah dia menonjol sebagai ratu Iceni.
Ketika Julius Caesar menaklukkan sebagian kecil Inggris sekitar tahun 55 SM, suku Iceni dan suku-suku lainnya menderita walaupun akhirnya penaklukkan itu tidak secara permanen karen Caesar lebih memilih menaklukkan sisa-sisa wilayah kerajaan Gaul (Perancis). Pilihan Caesar ini sangatlah tepat mengingat dengan menaklukkan Gaul wilayah Kerajaan Romawi bagian utara menjadi aman dari serangan bangsa Anglo-Saxon, Viking dan sebagainya. Dan untuk sementara suku-suku di Inggris aman kembali.
Tetapi datanglah kembali tentara-tentara Romawi yang ketika itu berkuasa adalah Augustus Caesar dan kembali menjajah Inggris bahkan lebih luas lagi. Hal ini membuat rakyat Inggris lebih menderita lagi daripada periode penjajahan pertama. Dan mereka memukuli Boudicca dan memperkosa dua putrinya. Sementara itu, banyak rumah rakyat yang dibakar. Timbullah kebencian semua rakyat Inggris kepada penjajah Romawi.
Dan Boudicca yang memimpin suku Iceni, berhasil mengangkat pamor rakyat Inggris. Dan dia pun berhasil mengumpulkan pasukan sebanyak 100.000 pasukan untuk menyerang kedudukan Romawi di London yang waktu itu gubernurnya adalah Suetonius Paulinus. Paulinus berusaha menyusun pasukan Romawi di London tetapi terlambat dan kalah jumlah. Paulinus berhasil melarikan diri dari London. Pasukan Romawi yang tidak siap tercerai berai dan dibantai oleh pasukan Inggris.
Tetapi akhirnya pada tahun 61 M tentara Romawi yang dikirim oleh raja Romawi saat itu, Nero berhasil membalikkan keadaan meski jumlah mereka lebih sedikit. Dan pertempuran terjadi namun karena kalah strategi pasukan Inggris kalah telak. Mereka kehilangan sekitar 80.000 orang dan pasukan Romawi hanya tewas sekitar 400 orang. Dan kekalahan ini membuat Romawi lebih kejam lagi terhadap rakyat Inggris.
Boudicca, tidak diketahui keberadaannya. Tetapi, menurut legenda dia selamat dari kematian namun sesampai di rumah dia bunuh diri dengan menenggak racun karena dia malu kalau tertangkap pasukan Romawi. Boudicca pun sampai sekarang dinyatakan pahlawan wanita Inggris yang gagah berani.
Friday, September 10, 2010
10 Tokoh Dunia Tertragis (Julius Caesar)
Muhammad Aulia Iskandar Muda (Pengamat Sejarah) 2. Julius Caesar (13 Juli 100 SM - 15 Maret 44 SM)
Julius Caesar adalah seorang pemimpin militer dan politikus Romawi. Beliaulah yang membuat kerajaan Romawi menjadi kuat dan mampu memperluas kekuasaannya hingga ke Gaul(Perancis), melancarkan serangan pertama ke Inggris (meski tidak mengusai seluruhnya dan diteruskan oleh raja-raja sesudahnya) dan pengaruhnya masih berbekas hingga sampai saat ini.
Beliau bertarung selama perang saudara melawan Pompeius yang berasal dari senat. Beliau berhasil mengalahkannya di Yunani. Akibatnya beliau pun menjadi diktator Romawi seumur hidup dan memusatkan pemerintahan yang makin melemah dalam republik tersebut.
Pada masa itu di abad ke-2 sebelum masehi orang-orang Romawi sudah berhasil mengalahkan Cartago yang dipimpin oleh Hannibal Barca. Penaklukkan ini membuat mereka memiliki harta yang melimpah ruah. Tetapi keadaan kacau karena banyak peperangan yang terjadi. Senat Romawi, yang asalnya hanya semacam dewan kecil tidak mampu mengatur kekuasaan yang demikian luasnya. Korupsi pun merajalela di pemerintahan Romawi.
Caesar membawahi propinsi Cisalpine Gaul (bagian utara Itali); Illyricum (daerah pantai Yugoslavia kini); dan Narbanese Gaul (pantai Perancis sekarang) sewaktu menjadi Gubernur. Di bawah komandannya saat itu ada empat pasukan Romawi yang beranggotakan 20.000 tentara. Selam tahun 58-51 SM Caesar menggunakan pasukan itu untuk menyerbu sisa-sisa kekuasaan Gaul, bagian-bagian dari Swiss, Belanda dan Jerman. Keberhasilan ini mengangkat pamor Julius Caesar. Sehingga kembali dari sana beliau dianggap sebagai pahlawn kemenangan Romawi. Dan penaklukkan ini sangatlah penting mengingat Gaul merupakan pelindung Romawi dari ancaman musuh di wilayah utara selama beratus-ratus tahun.
Ketika komando militernya berakhir dia diperintahkan oleh Senat Romawi kembali ke Roma dan menjadi penduduk biasa. Caesar tahu itu adalah ide lawan-lawan politiknya untuk menghancurkan karier politiknya. Oleh sebab itu di malam tanggal 10-11 Januari 49 SM, dalam pertempuran terbuak dalam melawan pasukan senat, Caesar memimpin pasukannya menyeberangi Sungai Rubicon di belahan utara Italia menuju Roma.
Hal ini merupakan langkah melanggar aturan karena tak lain merupakan suatu pemula perang saudara antara pasukan Julius Caesar dengan pasukan yang masih setia terhadap senat. Pertempuran berlangsung tak kurang dari 4 tahun lamanya yang akhirnya dimenangkan Caesar. Pertempuran penentu terjadi di Munda, Spanyol, tanggal 7 Maret 45 SM.
Setelah itu, Julius Caesar mengambil pemerintahan dan menjadi diktator seumur hidup. Beliau juga sempat menduduki Alexandria, ibukota Mesir. Tetapi, dikembalikan ke Cleopatra atas bujuk rayunya dengan syarat menjadi istri gelapnya. Namun banyak yang dendam kepadanya termasuk senator-senator yang dulu dikalahkannya . Akhirnya Julius Caesar ditusuk hingga meninggal dalam sebuah sidang Senat oleh Marcus Junius Brutus dengan berkomplot dengan senator lainnya.
Namun ini merupakan akhir dari Romawi yang berbentuk Republik. Akibat kejadian itu terjadi ketegangan antara pendukung Augustus dan pendukung senator Antonius karena kedua-duanya merasa berhak untuk menguasai tahta kerajaan dan sama-sama orang terdekat Caesar. Tetapi terjadi kesepakatan antara Augustus dengan Antonius. Augustus menjadi Kaisar yang menandai berakhirnya Romawi berbentuk republik dan Antonius menjadi Gubernur Gaul (Perancis) dan Italia bagian utara.
Untuk membuktikan kesetiaan Mesir terhadap Romawi, Antonius menemui Cleopatra di Alexandria. Tetapi Antonius malah jatuh cinta dengan Cleopatra dan menikahinya. Antonius pun menceraikan istrinya yang bernama Octavia di Roma dan memaksa warga Romawi untuk mengakui bahwa dia telah memperistri Cleopatra. Augustus marah karena Antonius membelot ke arah Mesir dan dia pun menyatakan perang. Pada tahun 31 SM Romawi menyerbu pasukan Antonius yang didukung pasukan Mesir. Namun, mereka kalah di lepas pantai Yunani dan Antonius terbunuh. Dan Cleopatra pun mengetahui suaminya meninggal, langsung bunuh diri dengan membiarkan ular berbisa menggigit tangannya sampai meninggal. Menurut kepercayaan Mesir, digigit ular berbisa merupakan kematian yang abadi. Mungkin itulah sebabnya Cleopatra memilih cara mati seperti itu daripada menanggung malu menjadi tawanan Romawi.
Mengapa saya memasukkan Julius Caesar ke dalam 10 tokoh dunia tertragis. Pertama, seandainya beliau tidak dibunuh beliau dapat mengembangkan kekuasaannya kembali. Kedua, Akibat perselingkuhan dengan Cleopatra, Ratu Mesir maka namanya tercoreng sebagai raja yang tak tahu diri. Dan ini dianggap orang Romawi sebagai kehancuran dari Republik Romawi bersumber dari Julius Caesar. Padahal orang-orang senatlah penyebabnya. Mereka membunuh Julius Caesar tanpa memikirkan jangka ke depan. Mereka hanya menuruti nafsu beringas mereka tanpa menggunakan otak terlebih dahulu.
Wednesday, September 8, 2010
10 Tokoh Dunia Tertragis (Alexander yang Agung)
Muhammad Aulia Iskandar Muda (Pengamat Sejarah)
Kali ini saya akan menampilkan para tokoh dunia tertragis berikut ini nama tokoh-tokohnya :
1. Alexander yang Agung (Meninggal dalam usia yang amat muda)
2. Julius Caesar {Meninggal dibunuh oleh senat (di kita DPR)}
3. Boudicca (Meninggal dibunuh secara kejam oleh tentara Romawi)
4. Darius III ( Meninggal dibunuh oleh Jendralnya sendiri)
5. John F. Kennedy (Meninggal ditembak di Dallas,Texas)
6. Umar bin Khattab (Dibunuh oleh seorang Majusi ketika sedang shalat subuh)
7. Cleopatra (Meninggal bunuh diri dengan membiarkan ular kobra menggigit tangannya)
8. Adolf Hitler (Meninggal bunuh diri)
9. Saddam Hussein (Meninggal dihukum gantung oleh AS akibat dituduh membuat senjata
pemusnah massal tapi tidak terbukti)
10. Abraham Clinton (Meninggal dibunuh oleh orang amerika serikat bagian selatan)
Berikut ini akan saya jelaskan masing-masing per tokoh :
1. Alexander yang Agung (356 SM-323 SM)
Alexander yang Agung saya masukkan dalam tokoh dunia tertragis diakibatkan meninggal dalam usia yang amat muda. Beliau meninggal pada usia 33 tahun. Sungguh usia yang muda sekali bukan? Dan yang lebih anehnya lagi kematiannya tidak jelas ada yang bilang diracun oleh temannya atau terkena sihir dan sebagainya.
Alexander yang Agung dilahirkan di Pella yang dulu merupakan ibukota Kerajaan Macedonia. Ayahnya bernama Philip II dan Ibunya adalah Olympias. Dan selama beliau dari kecil hingga menjadi raja menggantikan ayahnya beliau oleh ayahnya diajar oleh filsuf terkenal saat itu, Aristoteles.
Pada tahun 340 SM Philip II mengumpulkan tentara besar untuk menyerang Byzantium dan Alexander yang agung ditunjuk sebagai panglima perang sementara padahal dia baru berusia 16 tahun. Beliau pun meraih kemenangan pertamanya. Namun sempat terjadi percekcokan antara Alexander yang Agung dengan ayahnya. Hal ini diakibatkan karena ayahnya mau menikah lagi dengan perempuan yang lain. Alexander yang marah langsung meninggalkan rumah walaupun akhirnya diminta ayahnya untuk balik kembali.
Tapi ketika Philip II dan Alexander yang Agung untuk menikahkan putrinya. Namun dia justru dibunuh oleh prajuritnya sendiri. Alexander yang melihat itu langsung membunuh prajurit tersebut. Menurut saya prajurit itu membunuh ayahnya Alexander dikarenakan diberi bayaran yang tinggi oleh Ibunya Alexander karena dendam suaminya ingin menikah kembali dengan wanita lain. Buktinya sewaktu ayahnya Alexander dibunuh dia malah tersenyum.
Setelah itu Alexander yang Agung naik tahta pada usia 20 tahun menggantikan ayahnya yang mangkat. Mendengar ini kota-kota di Yunani yang telah tunduk kepada kerajaan Macedonia seperti Athena dan Thebes memberontak namun dapat dipadamkan oleh Alexander yang Agung.
Pada tahun 335 SM Alexander yang Agung dengan hanya membawa 30.000 pasukan menyerang Persia dibawah pimpinan Darius III. Alexander yang Agung berhasil menaklukkan Persia dan berbalik menyerang Mesir yang merupaka jajahan Persia. Tentara Persia di Mesir menyerah tanpa perlawanan dan oleh rakyat Mesir Alexander yang Agung diangkat menjadi dewa.
Setelah itu Alexander berbalik ke Persia lagi dan menyerang Darius III yang bertahan di Ibukotanya. Darius III melarikan diri dan tentara Alexander yang Agung menang lagi. Tetapi datang kepada Alexander yang Agung jenderal Persia yang membunuh Darius III. Alexander yang Agung marah besar dan jenderal tersebut dibunuhnya sendiri. Darius III pun oleh Alexander yang Agung dikubur dengan sangat mewah.
Setelah penaklukkan itu Alexander yang Agung balik ke Macedonia. Tetapi para prajuritnya mengkritik bahwa dia telah memasukkan kebudayaan Yunani-Macedonia-Persia menjadi satu. Dan orang-orang Persia boleh masuk tentaranya. Para prajurit tersebut memberontak di kota Opis. Para Pemimpin pemberontakan dieksekusi namun prajuritnya dimaafkan.
Dan akhirnya Alexander yang Agung mengalami demam 11 hari dan akhirnya meninggal. Akibatnya belum jelas. Namun ada suatu cerita ketika itu Alexander yang Agung habis dari rumah prajurit-prajuritnya dan ingin ke Istananya. Datang seorang nenek-nenek berpakaian hitam berkata " Hai Alexander kamu bila masuk kedalam sana maka kamu tak akan bisa keluar kembali" Namun oleh Alexander yang Agung tidak dihiraukan dan memang benar kutukan itu benar-benar terjadi. Alexander yang Agung pun meninggal misterius. Sampai sekarang belum ada sumber sejarah yang menemukan fakta tentang sebab kematian Alexander yang Agung.
Mengapa saya sebutkan bahwa Alexander yang Agung tokoh dunia tertragis ? Pertama setelah meninggalnya Kekuasaannya hancur berantakan karena Alexander yang Agung tidak menunjuk penggantinya. Kedua, seandainya dia diberi waktu yang panjang mungkin daerah Cina, Semenanjung Andalusia, Gaul (Perancis) dan daerah lainnya akan dikuasai oleh Alexander yang Agung walaupun mungkin tidak bertahan lama. Dan Kekuasaannya pun bisa melebihi Romawi atau Mongol pada masa Jengis Khan.
Kali ini saya akan menampilkan para tokoh dunia tertragis berikut ini nama tokoh-tokohnya :
1. Alexander yang Agung (Meninggal dalam usia yang amat muda)
2. Julius Caesar {Meninggal dibunuh oleh senat (di kita DPR)}
3. Boudicca (Meninggal dibunuh secara kejam oleh tentara Romawi)
4. Darius III ( Meninggal dibunuh oleh Jendralnya sendiri)
5. John F. Kennedy (Meninggal ditembak di Dallas,Texas)
6. Umar bin Khattab (Dibunuh oleh seorang Majusi ketika sedang shalat subuh)
7. Cleopatra (Meninggal bunuh diri dengan membiarkan ular kobra menggigit tangannya)
8. Adolf Hitler (Meninggal bunuh diri)
9. Saddam Hussein (Meninggal dihukum gantung oleh AS akibat dituduh membuat senjata
pemusnah massal tapi tidak terbukti)
10. Abraham Clinton (Meninggal dibunuh oleh orang amerika serikat bagian selatan)
Berikut ini akan saya jelaskan masing-masing per tokoh :
1. Alexander yang Agung (356 SM-323 SM)Alexander yang Agung saya masukkan dalam tokoh dunia tertragis diakibatkan meninggal dalam usia yang amat muda. Beliau meninggal pada usia 33 tahun. Sungguh usia yang muda sekali bukan? Dan yang lebih anehnya lagi kematiannya tidak jelas ada yang bilang diracun oleh temannya atau terkena sihir dan sebagainya.
Alexander yang Agung dilahirkan di Pella yang dulu merupakan ibukota Kerajaan Macedonia. Ayahnya bernama Philip II dan Ibunya adalah Olympias. Dan selama beliau dari kecil hingga menjadi raja menggantikan ayahnya beliau oleh ayahnya diajar oleh filsuf terkenal saat itu, Aristoteles.
Pada tahun 340 SM Philip II mengumpulkan tentara besar untuk menyerang Byzantium dan Alexander yang agung ditunjuk sebagai panglima perang sementara padahal dia baru berusia 16 tahun. Beliau pun meraih kemenangan pertamanya. Namun sempat terjadi percekcokan antara Alexander yang Agung dengan ayahnya. Hal ini diakibatkan karena ayahnya mau menikah lagi dengan perempuan yang lain. Alexander yang marah langsung meninggalkan rumah walaupun akhirnya diminta ayahnya untuk balik kembali.
Tapi ketika Philip II dan Alexander yang Agung untuk menikahkan putrinya. Namun dia justru dibunuh oleh prajuritnya sendiri. Alexander yang melihat itu langsung membunuh prajurit tersebut. Menurut saya prajurit itu membunuh ayahnya Alexander dikarenakan diberi bayaran yang tinggi oleh Ibunya Alexander karena dendam suaminya ingin menikah kembali dengan wanita lain. Buktinya sewaktu ayahnya Alexander dibunuh dia malah tersenyum.
Setelah itu Alexander yang Agung naik tahta pada usia 20 tahun menggantikan ayahnya yang mangkat. Mendengar ini kota-kota di Yunani yang telah tunduk kepada kerajaan Macedonia seperti Athena dan Thebes memberontak namun dapat dipadamkan oleh Alexander yang Agung.
Pada tahun 335 SM Alexander yang Agung dengan hanya membawa 30.000 pasukan menyerang Persia dibawah pimpinan Darius III. Alexander yang Agung berhasil menaklukkan Persia dan berbalik menyerang Mesir yang merupaka jajahan Persia. Tentara Persia di Mesir menyerah tanpa perlawanan dan oleh rakyat Mesir Alexander yang Agung diangkat menjadi dewa.
Setelah itu Alexander berbalik ke Persia lagi dan menyerang Darius III yang bertahan di Ibukotanya. Darius III melarikan diri dan tentara Alexander yang Agung menang lagi. Tetapi datang kepada Alexander yang Agung jenderal Persia yang membunuh Darius III. Alexander yang Agung marah besar dan jenderal tersebut dibunuhnya sendiri. Darius III pun oleh Alexander yang Agung dikubur dengan sangat mewah.
Setelah penaklukkan itu Alexander yang Agung balik ke Macedonia. Tetapi para prajuritnya mengkritik bahwa dia telah memasukkan kebudayaan Yunani-Macedonia-Persia menjadi satu. Dan orang-orang Persia boleh masuk tentaranya. Para prajurit tersebut memberontak di kota Opis. Para Pemimpin pemberontakan dieksekusi namun prajuritnya dimaafkan.
Dan akhirnya Alexander yang Agung mengalami demam 11 hari dan akhirnya meninggal. Akibatnya belum jelas. Namun ada suatu cerita ketika itu Alexander yang Agung habis dari rumah prajurit-prajuritnya dan ingin ke Istananya. Datang seorang nenek-nenek berpakaian hitam berkata " Hai Alexander kamu bila masuk kedalam sana maka kamu tak akan bisa keluar kembali" Namun oleh Alexander yang Agung tidak dihiraukan dan memang benar kutukan itu benar-benar terjadi. Alexander yang Agung pun meninggal misterius. Sampai sekarang belum ada sumber sejarah yang menemukan fakta tentang sebab kematian Alexander yang Agung.
Mengapa saya sebutkan bahwa Alexander yang Agung tokoh dunia tertragis ? Pertama setelah meninggalnya Kekuasaannya hancur berantakan karena Alexander yang Agung tidak menunjuk penggantinya. Kedua, seandainya dia diberi waktu yang panjang mungkin daerah Cina, Semenanjung Andalusia, Gaul (Perancis) dan daerah lainnya akan dikuasai oleh Alexander yang Agung walaupun mungkin tidak bertahan lama. Dan Kekuasaannya pun bisa melebihi Romawi atau Mongol pada masa Jengis Khan.
Friday, September 3, 2010
Peter Yang Agung, Tokoh Modernisasi Rusia
Muhammad Aulia Iskandar Muda (Pengamat Sejarah)
Peter yang Agung adalah orang yang mungkin menurut sebagian orang paling berjasa terhadap Rusia dibandingkan dengan raja-raja sebelumnya. Beliaulah yang membuat Rusia yang dulunya jauh ketinggalan di belakang dengan negara-negara barat menjadi sejajar dengan mereka hingga saat ini.
Peter dilahirkan tahun 1672 di Moskow. Beliau merupakan anak satu-satunya dari Tsar Alexis dengan istri keduanya Natalia Narishkina.Peter belum lagi mencapai umur empat tahun tatkala ayahnya meninggal dunia. Karena Alexis punya tiga belas anak dari istri pertamanya, taklah mengherankan jika terjadi pergulatan panjang bahkan keras untuk memperebutkan mahkota. Dalam suatu kejadian, si Peter muda diharuskan pergi meninggalkan negeri seumur hidup. Selama bertahun-tahun Sophia, saudara tiri Peter menjadi penguasa sementara karena Peter masih terlampau muda. Dan baru sesudah tahun 1689, ketika dia melepaskan kedudukan itu posisi Peter menjadi aman.
Rusia pada tahun 1689 sangat jauh tertinggal oleh negara-negara barat dalam hamir semua bidang. Mereka sama sekali tidak mencicipi masa Reinassance maupun Reformasi. Perbudakan merajalela, matematika dan ilmu pasti tidak dikenal disana, dsb.
Pada 1697-1698 Peter melakukan perjalanan panjang ke Eropa Barat. Perjalanan inilah yang menggugah hati Peter untuk memodernisasi Rusia menjadi negara yang seimbang dengan kekuatan Eropa Barat. Akibatnya Rusia mampu mengejar ketertinggalan dengan Eropa Barat.
Tetapi seandainya Rusia tidak punya Peter yang Agung dan justru Sultan Turki-lah yang melakukan modernisasi maka mungkin wilayah Rusia yang luas bisa dicaplok oleh Jepang, Cina dan Turki sendiri. Berkat Peter yang Agung militer diperkuat dengan ala Eropa Barat sehingga wilayah Rusia tetap utuh.
Bagaimana Turki sendiri ? Mereka baru sebenarnya sudah lebih maju daripada Russia karena budaya mereka yang sangat unggul segalanya modernisasi ketika sistem kekhalifahan runtuh dengan diganti dengan sistem republik. Mustafa Kemal Ataturk yang menjadi presiden pertama Turki. Dia-lah yang berhasil memodernisasi Turki menurut versinya walaupun saya sedikit meragukannya. Dan setelah diketahui secara mendalam bahwa beliau adalah agen Yahudi yang disisipkan Inggris untuk memecah belah Turki karena sulitnya menaklukkan Turki. Untuk memperlemah Turki Agen Inggris yang juga orang Yahudi T.E Lawrence di Arab Saudi untuk memberontak kepada kekaisaran Turki dan juga memprovokasi negara-negara lainnya. Dan Turki-pun jatuh ke dalam genggaman Yahudi dan Inggris pun mampu menguasai Turki. Walaupun pada perang Dunia I beliau berpihak kepada Jerman yang merupakan lawan Inggris(hal inilah yang menyebabkan Inggris menyusupkan agennya). Kekuatan militer Turki sangat menyulitkan Inggris walaupun akhirnya menyerah juga karena dikepung beramai ramai.
Itulah dia Peter yang Agung sang modernisator Rusia. Beliau meninggal tahun 1725. Di Rusia dia dinobatkan sebagai Pahlawan Modernisasi. Beliau pun membangun kota yaitu Petersburg yang diambil dari namanya sendiri. Kota itu pernah menjadi ibukota Negara Rusia namun akhirnya dipindahkan ke Moskow. Kota ini juga terkenal dengan klub sepakbolanya yaitu Zenit St Petersburg.
Peter yang Agung adalah orang yang mungkin menurut sebagian orang paling berjasa terhadap Rusia dibandingkan dengan raja-raja sebelumnya. Beliaulah yang membuat Rusia yang dulunya jauh ketinggalan di belakang dengan negara-negara barat menjadi sejajar dengan mereka hingga saat ini.
Peter dilahirkan tahun 1672 di Moskow. Beliau merupakan anak satu-satunya dari Tsar Alexis dengan istri keduanya Natalia Narishkina.Peter belum lagi mencapai umur empat tahun tatkala ayahnya meninggal dunia. Karena Alexis punya tiga belas anak dari istri pertamanya, taklah mengherankan jika terjadi pergulatan panjang bahkan keras untuk memperebutkan mahkota. Dalam suatu kejadian, si Peter muda diharuskan pergi meninggalkan negeri seumur hidup. Selama bertahun-tahun Sophia, saudara tiri Peter menjadi penguasa sementara karena Peter masih terlampau muda. Dan baru sesudah tahun 1689, ketika dia melepaskan kedudukan itu posisi Peter menjadi aman.
Rusia pada tahun 1689 sangat jauh tertinggal oleh negara-negara barat dalam hamir semua bidang. Mereka sama sekali tidak mencicipi masa Reinassance maupun Reformasi. Perbudakan merajalela, matematika dan ilmu pasti tidak dikenal disana, dsb.
Pada 1697-1698 Peter melakukan perjalanan panjang ke Eropa Barat. Perjalanan inilah yang menggugah hati Peter untuk memodernisasi Rusia menjadi negara yang seimbang dengan kekuatan Eropa Barat. Akibatnya Rusia mampu mengejar ketertinggalan dengan Eropa Barat.
Tetapi seandainya Rusia tidak punya Peter yang Agung dan justru Sultan Turki-lah yang melakukan modernisasi maka mungkin wilayah Rusia yang luas bisa dicaplok oleh Jepang, Cina dan Turki sendiri. Berkat Peter yang Agung militer diperkuat dengan ala Eropa Barat sehingga wilayah Rusia tetap utuh.
Bagaimana Turki sendiri ? Mereka baru sebenarnya sudah lebih maju daripada Russia karena budaya mereka yang sangat unggul segalanya modernisasi ketika sistem kekhalifahan runtuh dengan diganti dengan sistem republik. Mustafa Kemal Ataturk yang menjadi presiden pertama Turki. Dia-lah yang berhasil memodernisasi Turki menurut versinya walaupun saya sedikit meragukannya. Dan setelah diketahui secara mendalam bahwa beliau adalah agen Yahudi yang disisipkan Inggris untuk memecah belah Turki karena sulitnya menaklukkan Turki. Untuk memperlemah Turki Agen Inggris yang juga orang Yahudi T.E Lawrence di Arab Saudi untuk memberontak kepada kekaisaran Turki dan juga memprovokasi negara-negara lainnya. Dan Turki-pun jatuh ke dalam genggaman Yahudi dan Inggris pun mampu menguasai Turki. Walaupun pada perang Dunia I beliau berpihak kepada Jerman yang merupakan lawan Inggris(hal inilah yang menyebabkan Inggris menyusupkan agennya). Kekuatan militer Turki sangat menyulitkan Inggris walaupun akhirnya menyerah juga karena dikepung beramai ramai.
Itulah dia Peter yang Agung sang modernisator Rusia. Beliau meninggal tahun 1725. Di Rusia dia dinobatkan sebagai Pahlawan Modernisasi. Beliau pun membangun kota yaitu Petersburg yang diambil dari namanya sendiri. Kota itu pernah menjadi ibukota Negara Rusia namun akhirnya dipindahkan ke Moskow. Kota ini juga terkenal dengan klub sepakbolanya yaitu Zenit St Petersburg.
Istana Tertua di Dunia Diubah Turki Jadi Museum Terbuka
Muhammad Aulia Iskandar Muda (Pengamat Sejarah)
Satu istana berusia 5.000 tahun ditemukan di Turki Timur, istana tertua di dunia, akan menjadi museum udara terbuka pada Juni mendatang, kantor berita semi-pemerintah, Anatolia, melaporkan, Kamis. Istana yang ditemukan di bawah tanah di Aslantepe Tumulus, satu permukiman kuno di desa Orduzu, Provinsi Malatya, itu dibangun pada 3.300 Sebelum Masehi, dan pemugaran istana itu akan rampung pada tahun kini, kata Marcella Frangipane, dosen arkeologi Italia di Universitas La Spienza dan ketua tim penggalian di Aslantepe, kata Anatolia.
Menurut dia, museum itu akan memperlihatkan bagaimana negara purba di Aslantepe mulai dibangun dan bagaimana sistem negara dijalankan.Ia menjelaskan, tim penggalian berhasil menemukan plafon setiap ruang istana bersama atap untuk melindungi bangunan tersebut.
Bekas-bekas sebuah kuil, sebuah ruang pengadilan dan lorong-lorong ditemukan di dalam istana tersebut, sementara segel-segel ditemukan di sana yang menunjukkan keberadaan birokrasi pada saat itu, kata Frangipane.Peradaban tersebut berakhir dengan suatu kebakaran, namun bekas-bekas istana itu sangat penting untuk kemanusiaan, katanya.
Satu istana berusia 5.000 tahun ditemukan di Turki Timur, istana tertua di dunia, akan menjadi museum udara terbuka pada Juni mendatang, kantor berita semi-pemerintah, Anatolia, melaporkan, Kamis. Istana yang ditemukan di bawah tanah di Aslantepe Tumulus, satu permukiman kuno di desa Orduzu, Provinsi Malatya, itu dibangun pada 3.300 Sebelum Masehi, dan pemugaran istana itu akan rampung pada tahun kini, kata Marcella Frangipane, dosen arkeologi Italia di Universitas La Spienza dan ketua tim penggalian di Aslantepe, kata Anatolia.
Menurut dia, museum itu akan memperlihatkan bagaimana negara purba di Aslantepe mulai dibangun dan bagaimana sistem negara dijalankan.Ia menjelaskan, tim penggalian berhasil menemukan plafon setiap ruang istana bersama atap untuk melindungi bangunan tersebut.
Bekas-bekas sebuah kuil, sebuah ruang pengadilan dan lorong-lorong ditemukan di dalam istana tersebut, sementara segel-segel ditemukan di sana yang menunjukkan keberadaan birokrasi pada saat itu, kata Frangipane.Peradaban tersebut berakhir dengan suatu kebakaran, namun bekas-bekas istana itu sangat penting untuk kemanusiaan, katanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
